Sabtu, 01 November 2014

Asuransi Kesehatan Syariah dari Allianz


Berikut ini tabel manfaat dari asuransi kesehatan Syariah

Tabel Manfaat Allisya Care 1Tabel Manfaat Allisya Care 2Tabel Manfaat Allisya Care 3
---

#Untuk Keterangan lebih lanjut hubungi kami melalui "CONTACT US

Manfaat Asuransi Kesehatan Allianz

Tabel Manfaat Asuransi Kesehatan ini sangat penting buat Nasabah, karena inilah Batasan Kedua (Setelah Batasan Pertama :Tagihan dalam Kwitansi) yang akan diperjanjikan dalam polis untuk mengetahui berapa besar manfaat buat tertanggung atau berapa klaim yang nanti akan terbayarkan.   Sementara Batasan Ketiga adalah Daftar Pengecualian yang selalu ada di setiap Polis Asuransi (Baca : Ilustrasi yang ditawarkan).
Manfaat Asuransi Kesehatan Rawat Inap dalam program Asuransi kesehatan adalah Program Dasar & selebihnya adalah Program tambahan yang bisa di sertakan dengan menambah Premi Tambahannya atau bisa juga tidak disertakan. 
Silahkan dilihat Tabel manfaat Asuransi Kesehatan ini, kemudian tentukan Plan yang dihendaki & sampaikan ke kami via menu Contact Us.  Selanjutnya akan kami bantu hitungkan & sampaikan berapa besarPremi Asuransi Kesehatan per orang per tahunnya.  Kami tampilkan tabel manfaat Asuransi Kesehatan Non Syariah sebagai gambaran awal.  Bila dibutuhkan Tabel manfaat yang Syariah atau Tabel Manfaat yang Premier, Anda bisa juga melihat tabel ini karena ada banyak kesamaan dalam manfaatnya.  Dalam Ilustrasi proposal yang kami buatkan secara terpisah akan terlihat detail semua tabel manfaat sesuai kebutuhannya.
Tabel Manfaat Asuransi Kesehatan Maxi Violet sbb :
Tabel Manfaat Rawat Inap + Rawat Jalan

Tabel Manfaat Persalinan + Gigi + Santunan Harian
Tabel Manfaat Rawat Inap (dollar)

Tabel Manfaat Persalinan + Gigi + Santunan Harian (dollar)
----

#Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami melalui "CONTACT US"

Santunan Kesehatan Allianz

Pengertian Asuransi Kesehatan di Indonesia, Santunan Kesehatan ini banyak dikelompokan dalam Jenis Asuransi Kesehatan dimana Asuransi Kesehatan terdiri atas :
  • Asuransi Kesehatan : Memberikan manfaat sesuai tagihan & disesuaikan dengan manfaat polis.
  • Santunan Kesehatan : Memberikan manfaat sesuai kontrak dalam polis & tidak berdasarkan tagihan.
Berdasarkan Cara Klaim , Jenis Asuransi Kesehatan terdiri atas :
  • Cara Klaim Reimbursement : Biaya akan di bayarkan terlebih dahulu oleh nasabah & kemudian di klaim ke Asuransi.
  • Cara Klaim Cashless : Biaya akan di bayarkan oleh asuransi sesuai manfaat polis & juga kartu berfungsi sebagai jaminan awal.
Berdasarkan Manfaat Asuransi, Jenis Asuransi Kesehatan terdiri atas :
  • Manfaat Inner Limit : Memberikan penggantian sesuai tagihan & maksimum sebesar tabel manfaat dasar.
  • Manfaat As Charge : Memberikan penggantian penuh sesuai tagihan & maksimum akumulasi klaim tidak melebihi limit tahunan.
Santunan Kesehatan ini merupakan kontrak pasti terhadap rawat inap yang terjadi pada tertanggung dan merupakan asuransi tambahan dari Unit Link, baik yang syariah maupun non syariah. Jumlah manfaat yang diterima adalah jumlah unit kali besarnya tabel manfaat per hari kali berapa hari dirawat inap. Jumlah manfaat tersebut tidak mempengaruhi atau dipengaruhi oleh berapa besar biaya pengobatannya.
Dalam hal ini, klaim santunan kesehatan ini sangat memungkinkan untuk dilakukan double klaim karena manfaatnya bukan indemnity atau berada diatas manfaat asuransi lainnya. Double klaim menggunakan foto copy kwitansi yang dilegalisir dari rumah sakit.
Mencermati Pengertian Asuransi Kesehatan di atas, menurut saya bahwa : Santunan kesehatan bukanlah Asuransi Kesehatan sebagai bentuk penggantian atas kerugian financial yang disebabkan oleh sakit ataupun kecelakaan.  Santunan Kesehatan lebih pada mengganti Income yang hilang karena tertanggung terjadi Rawat Inap.  Bila tidak Rawat Inap maka tidak ada penggantian sebesar yang disebutkan dalam kontrak polis.  Sebaliknya bila Rawat Inap maka tertanggung akan mengalami kehilangan hak atas Income per harinya.
Santunan Kesehatan

  • Tersedia manfaat hingga 10 unit
  • Jika akibat kecelakaan, maka seluruh manfaat santunan dalam tabel ini di kali 2 ( Double ) baik Rupiah maupun US Dollar
Tabel Santunan Harian 1

Tabel Santunan Harian 2



#Keterangan lebih lanjut hubungi kami melalui "CONTACT SAYA"

Jumat, 31 Oktober 2014

10 Tips Membeli Asuransi

Membeli asuransi jiwa bisa sangat membingungkan namun juga melegakan bila Anda telah menyelesaikan prosesnya. Perasaan lega ini khas, tidak Anda rasakan ketika membeli produk lain. Akhirnya, Anda bisa melakukan sesuatu yang bertanggung jawab untuk keluarga Anda!
Membeli asuransi jiwa muncul dari rasa tanggung jawab. Orang egois tidak akan membeli asuransi jiwa, yang manfaatnya tidak akan dia nikmati. Seseorang bisa bertahun-tahun dengan rajin membayar premi asuransi jiwa, demi sebuah jaminan keuangan yang akan dia wariskan bagi keluarganya. Dia tidak akan hadir untuk menyaksikan bagaimana buah tindakannya dinikmati orang-orang yang dicintainya.
Karena membeli asuransi jiwa adalah salah satu komitmen keuangan jangka panjang terpenting yang pernah Anda lakukan, sebaiknya Anda cermat dalam membeli. Bersikap cermat sebagai konsumen akan menghindari banyak penyesalan yang mungkin terjadi kemudian. Berikut adalah beberapa tips yang perlu Anda lakukan ketika membeli asuransi jiwa.
Saat akan membeli polis asuransi:
  • Tanyakan apa saja yang dijamin oleh polis dan apa yang tidak. Hal ini mencakup berapa premi yang harus dibayar, apa saja manfaat yang diterima, bagaimana dan kapan manfaat diterima, pertanggungan tambahan apa saja yang dapat diambil, risiko apa saja yang dikecualikan, dll.
  • Ketahui pengalaman dan kualifikasi agen asuransi Anda. Tanyakan berapa lama dia sudah bekerja sebagai agen asuransi dan apa kualifikasinya. Lebih dari 75% agen asuransi tidak bertahan sampai tahun ke-2, bila dia baru bekerja kurang dari 2 tahun, Anda harus siap melihatnya pergi. Setiap agen harus berlisensi agar dapat menjual asuransi. Lisensi menjamin bahwa agen tunduk pada kode etik profesi dan menguasai produk yang dijualnya. Asuransi adalah produk keuangan yang kompleks, tidak semua orang dapat memahaminya tanpa pendidikan yang cukup.
  • Ketahui reputasi perusahaan asuransi yang menjual produk. Bila perusahaan yang mengeluarkan produk asuransi yang akan Anda beli bukan salah satu nama yang dikenal luas (perusahaan multinasional atau nasional besar), tanyakan reputasinya. Anda harus ekstra hati-hati bila membeli dari perusahaan asuransi yang reputasinya belum teruji.
  • Bandingkan produk yang ditawarkan dengan produk sejenis dari pesaing. Membandingkan produk asuransi berjangka jauh lebih mudah dibandingkan produk asuransi permanen. Pada asuransi berjangka, dengan masa polis dan uang pertanggungan yang sama, premi dapat diperbandingkan dengan mudah. Selain itu, tanyakan apakah ada garansi perpanjangan otomatis atau konversi ke polis permanen? Berapa premi yang dikenakan dalam 10, 20 atau 30 tahun dari sekarang? Apakah ada jaminan pengembalian premi? Membandingkan produk asuransi permanen lebih sulit karena variasinya sangat banyak. Anda harus memahami konsep dasar dan istilah-istilah asuransi yang digunakan untuk dapat menganalisis plus-minus dari setiap produk.
  • Pelajari ilustrasi polis. Tanyakan asumsi-asumsi yang dipakai dalam pembuatan ilustrasi polis, seperti: Berapa tingkat suku bunga atau pengembalian investasi yang digunakan? Apakah ada jaminan minimal tingkat pengembalian? Apakah premi dijamin tetap? Bila premi dapat naik, kondisi apa yang menyebabkannya?
Saat menerima polis asuransi:
  • Ketika agen asuransi menyerahkan polis asuransi Anda, periksa dan bacalah dengan seksama. Anda bisa meminta waktu untuk mempelajarinya di rumah sebelum menandatangani. Kebanyakan perusahaan asuransi menyediakan periode “cool off” atau “free look” di mana Anda dapat membatalkan polis dan mendapatkan pengembalian premi dalam waktu 10 atau 14 hari setelah penyerahan polis. Bila ada bagian polis yang tidak Anda pahami tanyakan pada agen Anda apa maksudnya. Polis asuransi ditulis dalam bahasa hukum yang berbelit dan sulit dipahami. Bila Anda masih belum yakin dengan maksudnya, mintalah agen atau perusahaan asuransi memberikan jawaban secara tertulis. Dengan mendokumentasikannya, Anda akan merasa tenang karena memiliki bukti bila sewaktu-waktu mendapatkan perlakuan yang berbeda dengan kata-kata dalam polis.
  • Ketahui masa awal dan masa akhir polis, jumlah dan tanggal jatuh tempo premi, masa tenggang (grace period), dan masa pemulihan polis (reinstatement period). Bila polis Anda adalah asuransi berjangka, pelajari apakah ada klausul perubahan (conversion) di mana Anda dapat mengubahnya menjadi polis permanen tanpa bukti insurabilitas tambahan. Bila ada, ketahui sampai kapan dapat diberlakukan dan apa saja syaratnya.
  • Bila Anda membeli polis asuransi seumur hidup, pelajari klausul mengenai utang polis. Ketahui berapa lama jangka waktu pinjaman dan tingkat suku bunga yang dikenakan.
  • Pelajari ketentuan mengenai perubahan plan. Banyak polis asuransi yang memungkinkan Anda mengganti ke plan (program) asuransi lain yang berpremi lebih besar. Anda mungkin membutuhkannya bila kebutuhan asuransi Anda berubah atau perusahaan asuransi Anda mengeluarkan produk baru yang lebih sesuai kebutuhan Anda. Bila polis Anda tidak mengatur dengan jelas mengenai hal ini, tanyakan pada agen/perusahaan asuransi dan minta penjelasan secara tertulis.
  • Akhirnya, pelajari ketentuan mengenai klaim. Ketahui siapa yang harus dihubungi bila terjadi klaim, apa saja persyaratan yang harus dilengkapi, berapa lama perusahaan asuransi harus memproses klaim Anda.

Rabu, 16 April 2014

Rawat Jalan Itu Tidak Perlu Pakai Asuransi



dialog

Dialog berikut ini saya tujukan untuk mereka yang suka menanyakan asuransi rawat jalan. Di bagian akhir saya tambahkan pula dialog tentang rawat gigi, kacamata, dan melahirkan, serta asuransi apa yang selayaknya kita miliki. Semoga bermanfaat.
Z          : Aku baca di tulisan “Asuransi Rawat Jalan, Perlukah?”, kamu bilang asuransi rawat jalan itu tidak perlu. Kenapa emangnya?
A          : Lho, katanya udah baca, kok nanya lagi?
Z          : Sori, cuma pengen denger langsung dari orangnya.
A          : Oke. Menurut kamu, sakit yang bisa berobat jalan itu sakit kayak apa?
Z          : Hmm, yang aku pernah alami sih, batuk pilek sama demam. Tadinya pakai obat warung, udah tiga hari gak berenti. Trus aku pergi ke klinik 24 jam. Diperiksa-periksa sama dokter, dikasih obat, habis itu mendingan.
A          : Habis berapa waktu itu berobatnya?
Z          : Buat dokternya 75 ribu, obatnya 90 ribu. Total 165 ribu.
A          : Punya gak uang segitu?
Z          : Ada sih.
A          : Nah, berarti gak perlu pakai asuransi kan?
Z          : Tapi kan, kalau ada asuransi lebih enak.
A          : Jadi asuransi itu buat cari enak?
Z          : Emangnya buat apa?
A          : Asuransi itu untuk cari perlindungan. Perlindungan keuangan dari hal-hal yang tidak sanggup kita tanggung.
Z          : Oo gitu ya. Soalnya aku punya temen, kalau berobat jalan gitu tinggal kasih kartu, pulang gak pake bayar.
A          : Temenmu itu dapat asuransi rawat jalan dari mana?
Z          : Dari kantornya.
A          : Nah, kalau ada dari kantor ya syukur, tinggal dipakai saja.
Z          : Aku gak ada rawat jalan dari kantor. Adanya cuma rawat inap.
A          : Kalau gak ada, gak usah repot nyari-nyari. Toh pakai uang sendiri pun sanggup, iya kan?
Z          : Iya sih. Tapi kamu jual kan askes rawat jalan?
A          : Ada. Tapi kalau mau ambil rawat jalan, harus ambil rawat inap. Jadi kamu punya askes rawat inap dari kantor, bisa mubazir. Kalau kamu pakai askes dari kantor dulu, askes sininya yang mubazir karena yang namanya askes kalau pakai kartu dia gak bisa dobel klaim.
Z          : Oo gitu ya. Kalo preminya sendiri gimana?
A          : Kalau rawat inap, preminya murah manfaatnya lumayan. Tapi rawat jalan itu preminya mahal banget, manfaatnya kecil.
Z          : Berapa?
A          : Contoh, kalau rawat inap, untuk dapat plan kamar yang 500 ribu sehari, preminya 2,3 juta per tahun. Tapi rawat jalan untuk plan yang sama, preminya 3,2 juta per tahun. Total kalau ambil rawat inap + rawat jalan, preminya 5,5 juta per tahun. (Cek di Tabel Premi Allisya Care)
Z          : Wah, mahal juga ya. Lalu manfaatnya segimana?
A          : Untuk rawat jalan plan 500, manfaatnya untuk konsultasi dokter umum 85 ribu per kunjungan, dokter spesialis 175 ribu per kunjungan, obat-obatan 4 juta per tahun, ada lagi untuk pemeriksaan diagnostik dan fisioterapi. Dan semua itu sistemnya reimburse, bayar dulu baru klaim. Selain itu, yang ditanggung asuransi cuma 80%, sisanya ditanggung sendiri (co-share, bagi risiko). (Cek di Tabel Manfaat Allisya Care).
Z          : Wah, jadi total manfaatnya untuk obat-obatan 4 juta ya? Gak jauh beda sama preminya ya.
A          : Emang. Kalo menurutku, daripada uang 3,2 juta itu disetorkan ke asuransi, mendingan dijadikan dana darurat. Sewaktu-waktu kena pilek trus ke dokter, tinggal pakai. Yakin deh, dalam setahun gak bakal habis kalau cuma utk rawat jalan.
Z          : Hmm, betul juga sih. Oke deh terima kasih.
A          : Sama-sama, terima kasih kembali :).
Asuransi Rawat Gigi, Kacamata, dan Melahirkan
Z          : Nanya lagi boleh?
A          : Ya silakan, kawan.
Z          : Kalau rawat gigi gimana, perlu gak pakai asuransi?
A          : Prinsipnya sama. Biaya rawat gigi berapa sih? Kalau masih mampu pakai uang sendiri, kenapa repot-repot pakai asuransi?
Z          : Oo gitu. Kalau rawat kacamata?
A          : Itu sih lebih-lebih lagi gak perlu asuransi. Emangnya dalam setahun berapa kali ganti kacamata? Dan harga kacamata berapa sih?
Z          : Hmm, gitu ya. Kalau untuk melahirkan, gimana?
A          : Menurut saya juga tidak perlu. Pertama, melahirkan itu bukan musibah, tapi anugerah. Asuransi itu fungsinya untuk jaga-jaga dari musibah, khususnya musibah yang biayanya berat kalau ditanggung sendiri. Kedua, biaya melahirkan itu relatif tidak besar. Kalau mau melahirkan di bidan, biayanya paling cuma 1 jutaan. Kalau di rumah sakit, lahir normal tak sampai 10 juta. Masih bisalah pakai uang sendiri, asalkan disiapkan dari awal kehamilan.
Z          : Kalau cesar gimana?
A          : Ya siapkan juga antisipasi dananya untuk lahir cesar. Alasan ketiga, premi asuransi melahirkan itu mahal sekali. Misal ingin ditanggung sebesar 10 juta (lahir normal) atau 20 juta (lahir cesar), maka preminya 10 jutaan per tahun. (Cek Tabel Manfaat dan Tabel Premi di atas).
Z          : Hmm, kalau punya uang 10 juta, mendingan ditabung sendiri ya.
A          : Betul banget. Selain itu, kalau dibelikan asuransi, belum tentu manfaatnya terpakai.
Z          : Kenapa?
A          : Karena untuk ambil asuransi melahirkan, statusnya harus dalam keadaan belum hamil. Kalau sudah hamil tidak bisa, karena ada masa tunggu 280 hari atau 9 bulan 10 hari. Kalau ambil asuransi melahirkan tapi ternyata tidak hamil, berarti uangnya hangus ngus ngus. Bahkan kalau hamilnya telat, misalnya baru hamil 4 bulan atau lebih setelah ambil asuransi, sama juga tidak terpakai, karena masa berlaku polisnya satu tahun.
Z          : Jadi, kalau ambil asuransi melahirkan, harus hamil dalam waktu paling lambat 3 bulan ya setelah polis jadi?
A          : Tepat sekali, baru manfaatnya terpakai.
Asuransi Yang Wajib Diambil
Z          : Oke deh, makasih pencerahannya. Jadi, asuransi apa yang mestinya kita ambil?
A          : Asuransi yang mesti diambil, ukurannya satu: Kalau sebuah risiko biayanya terlalu berat untuk ditanggung sendiri, atau bahkan tidak akan sanggup kalau ditanggung sendiri, berarti WAJIB pakai asuransi.
Z          : Contohnya?
A          : Contohnya risiko meninggal dunia, cacat tetap, dan penyakit kritis.
Z          : Wah, itu sih memang berat sekali akibat keuangannya. Kalau rawat inap?
A          : Askes rawat inap pada umumnya perlu untuk sebagian besar orang. Tapi untuk orang yang punya cukup uang, katakanlah dia punya gaji bulanan di atas 30 jutaan dan bisa menyisihkan sepertiga penghasilannya, atau dia punya dana darurat 100 jutaan, bisa jadi tidak perlu ambil askes rawat inap.
Z          : Kenapa?
A          : Askes rawat inap itu fungsinya lebih untuk sakit biasa, contohnya tipes, DBD, diare, usus buntu. Biayanya saat ini antara 5 sampai 20 jutaan, dan kalau rumah sakitnya yang mahal, mungkin bisa sampai 50 juta. Memang cukup besar, tapi kalau dihitung-hitung, angka itu cuma sekali atau dua kali gaji bulanan. Kalau punya simpanan dana darurat 100 jutaan, habis 50 juta pun tak masalah. Pulang dari RS tinggal cari uang lagi.
Z          : Tapi penyakit kritis kan ditanggung juga?
A         : Betul, askes menanggung juga penyakit kritis, asalkan dirawat inap. Pokoknya penyakit apa pun yang membutuhkan rawat inap, askes akan bantu. Tapi seberapa besar? Lihat juga limitnya. Penyakit biasa biayanya bisa diperkirakan. Tapi yang namanya penyakit kritis tidak bisa diprediksi berapa butuh uangnya. Bisa jadi cuma puluhan juta, mungkin ratusan juta, tapi mungkin juga sampai miliaran.
Z          : Hmm…
A         : Belum lagi kalau penyakit kritis itu bikin orangnya tidak bisa bekerja. Contoh: stroke lalu lumpuh, kena serangan jantung lalu harus banyak istirahat, kanker lalu terbaring saja di kasur, dan sebagainya. Dalam kondisi begini, apakah askes akan bantu?
Z         : Sepertinya tidak ya. Kecuali mungkin untuk rawat inapnya.
A        : Betul. Penyebabnya satu: askes, sebagus apa pun, tidak memberikan uang tunai. Padahal yang dibutuhkan untuk kondisi ini adalah uang tunai, dan dalam jumlah besar. Asuransi penyakit kritis (CI) dan asuransi cacat (TPD) memberikan uang tunai yang dibutuhkan untuk kasus ini.
Z          : Oke, masuk akal penjelasannya. Terima kasih.
A          : Sama-sama, terima kasih telah mendengarkan :)

Jumat, 11 April 2014

Lindungi Penumpang, Garuda Gandeng Allianz




Menjaga Kenyamanan dan Keselamatan Penumpang, Garuda Gandeng Allianz



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Asuransi Allianz Utama 
Indonesia (Allianz Utama) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (Garuda Indonesia) pada hari ini Kamis, (06/02) mengumumkan kerja sama dalam menyediakan Garuda Indonesia Travel Insurance. 

Penandatanganan kesepakatan kerja sama ini dilakukan oleh Inkes Lukman, Direktur Allianz Utama Indonesia dan Daniel Tumiwa, Vice Presiden E-commerce Garuda Indonesia di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (6/2).

Garuda Indonesia Travel Insurance merupakan asuransi perjalanan pertama yang ditawarkan kepada pelanggan Garuda Indonesia. Saat ini, Garuda Indonesia Travel Insurance ditawarkan khusus bagi pembelian tiket perjalanan melalui website atau secara online. Asuransi perjalanan ini akan mencakup perjalanan domestik maupun internasional dengan berbagai manfaat untuk risiko perjalanan yang mungkin terjadi.

Direktur Utama Allianz Utama Daniel Neo mengatakan, tingginya risiko saat melakukan perjalan seperti pembatalan penerbangan, kehilangan dokumen perjalanan, dan risiko lainnya, membuat pihaknya melihat pentingnya asuransi perjalanan bagi penumpang penerbangan. ''Garuda Indonesia Travel Insurance merupakan bentuk kepedulian kami terhadap para pelanggan setia Garuda Indonesia dan juga seluruh masyarakat Indonesia, karena kenyamanan dan keselamatan nasabah merupakan fokus utama bagi kami,” paparnya.

Sementara itu, Erik Meijer, Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia mengatakan bahwa Garuda Indonesia Travel Insurance ini merupakan wujud komitmen Garuda dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. “Dengan adanya Garuda Indonesia Travel Insurance ini, kami ingin seluruh penumpang semakin merasa secure dalam melakukan perjalanan bersama Garuda Indonesia” ujar dia.

Garuda Indonesia Travel Insurance juga menawarkan manfaat perlindungan medis yang komprehensif termasuk penggantian biaya pengobatan, santunan tunai harian rumah sakit, evakuasi medis darurat dan repatriasi. Selain itu, pelanggan Garuda Indonesia juga akan mendapatkan penggantian kerugian apabila terjadi penundaan atau pembatalan penerbangan, bagasi hilang atau rusak serta penggantian biaya yang dikeluarkan selama perpanjangan waktu menetap pada saat terjadi kehilangan dokumen perjalanan.

Selain perlindungan dan penggantian kerugian, Garuda Indonesia Travel Insurance juga menyediakan layanan 24H Travel & Medical Assistance yaitu bantuan darurat ketika harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, evakuasi medis dan repatriasi, juga bantuan non-darurat seperti rujukan kedutaan asing, arahan ketika terjadi kehilangan dokumen perjalanan dan bagasi, rujukan penyedia layanan medis, hingga bantuan konsultasi medis dengan satu panggilan telepon saja ke nomor 021 2926 9988.

Kamis, 10 April 2014

Pentingnya Perencanaan Keuangan

Pentingnya Perencanaan Keuangan yang Matang


Dalam setiap siklus kehidupan anggota keluarga kita mulai dari kelahiran, pendidikan, karir dan usaha, pernikahan, sampai dengan masa pensiun memerlukan perencanaan keuangan yang tepat.

Tetapi sadarkah kita, bahwa dalam setiap siklus kehidupan terdapat 5 resiko kehidupanyang dihadapi oleh setiap orang;
1. Sakit Kritis
2. Cacat Tetap
3. Kecelakaan
4. Meninggal Dunia
5. Panjang Umur

Berdasarkan survei kelima resiko kehidupan di atas yang sering terjadi adalah resiko sakit, bahkan sakit kritis seperti jantung, kanker dan stroke adalah 3 besar pembunuh manusia yang dapat mengakibatkan bencana financial bagi sebuah keluarga apabila salah satu anggota keluarganya, lebih-lebih yang terserang sakit kritis adalah si pencari nafkah.

Pertanyaannya :
- Tahukah kita - kapan resiko tersebut terjadi pada diri kita?
Siapkah kita jika resiko itu terjadi pada diri kita?

Sudah bisa dipastikan, kita tidak tahu kapan resiko itu akan terjadi.
Jika terjadipun bisa dipastikan kita tidak akan mampu menghindar, mau tidak mau kita harus menerima.
Faktanya kebanyakan orang tidak siap jika resiko ini terjadi, lebih-lebih datangnya tiba-tiba.
Ini juga yang ditakuti oleh kebanyakan orang, sebenarnya bukan resikonya yang ditakuti - tetapi lebih pada besarnya biaya yang ditakuti karena kurangnya persiapan.

TRAGEDI FINANCIAL
Kurangnya persiapan terhadap datangnya resiko yang diakibatkan tidak adanya perencanaan keuangan yang tepat mengakibatkan kebanyakan dari kita melakukan;
- ambil tabungan
- jual asset
- berhutang
- anak putus sekolah
- istri harus bekerja, dll
sehingga semua impian kebahagiaan keluarga tak mampu diraih dan sebaliknya bisa berantakan.

PERENCANAAN KEUANGAN
Agar tidak terjadi tragedi financial pada keluarga Anda jika resiko kehidupan mengahampiri - Anda perlu memiliki perencanaan keuangan yang matang.

Tujuan dari perencanaan keuangan ini adalah untuk tercapainya Financial FREEDOM, yakni disaat Anda merencanakan keuangan untuk kebutuhan dana pensiun; pendidikan; pengembangan aset; investasi; kewajiban terhadap angsuran KPR / KKM; dan kebutuhan lainnya tetap bisa tercapai meskipun keluarga Anda dilanda resiko kehidupan.

Berbicara mengenai perencanaan keuangan, ada 5 prioritas kebutuhan yang umum mesti dimiliki sebuah keluarga yang menginginkan kesejahteraan di kemudian hari, yaitu;
1. Proteksi dan Dana Darurat; PHK, sakit kritis, cacat, kecelakaan, tutup usia
2. Pendidikan
3. Investasi untuk kebutuan masa depan; pernikahan, ibadah; beli rumah/mobil; rekreasi
4. Pensiun
5. Warisan.

Pertanyaannya,
"Bagaimana cara merencanakan keuangan yang tepat?"
"Dengan cara apa merencanakan keuangan yang tepat?"
"Dimana dapat merencanakan keuangan yang tepat?"

Rekomendasi saya => ASURANSI
Asuransi saat ini bukan hanya berbicara tentang jiwa seseorang yang harus dilindungi, lebih daripada itu, Asuransi saat ini mengedepankan kebutuhan seseorang pada setiap siklus kehidupannya.
Asuransi moderen yang mampu memberikan fungsinya sebagai jalan menuju Financial FREEDOM keluarga kita, yaitu ;

  • Family income protect  : memproteksi income keluarga jika si pencari nafkah mengalami resiko hidup
  • Retirement Plan : mampu memberikan garansi masa pensiun sejahtera karena kinerja investasi di atas inflasi
  • Education Fund : memberikan jaminan pendidikan ke jenjang pendidikan yang terbaik apapun resiko orang tua
  • Estate/Asset Protection : dapat berfungsi sebagai pembentukan & pengembangan asset; proteksi asset (lock asset)
  • Disability Disease Death : berfungsi sebagai dana darurat ketika terjadi bencana (sakit kritis, kecelakaan, cacat)
  • Obligation for Family : memberikan rasa aman terhadap segala kewajiban yang harus dipenuhi jika resiko terjadi
  • Mortage Protection : memberikan jaminan terpenuhinya segala angsuran dan cicilan jika resiko terjadi


PENTINGNYA ASURANSI
Asuransi diperlukan bukan karena seseorang harus meninggal, tetapi adanya orang yang ditinggalkan harus tetap melangsungkan kehidupannya!

Apapun  usaha dan investasi yang sudah Anda miliki akan kurang lengkap jika Anda belum memiliki Asuransi,
Asuransi akan mengantarkan Anda menggapai impian dan harapan,
Asuransi akan menggaransi Anda dari tragedi dan bencana financial,
Asuransi akan mengunci Asset Anda dari kebangkrutan.